Bawa Dokter Spesialis ke Desa, Bupati Lilis Komitmen Tuntaskan Masalah Kesehatan dan Infrastruktur di Giripurno
KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen kembali menggelar program rutin "Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge" di Desa Giripurno, Kecamatan Karanganyar, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang digawangi oleh Dinas Kesehatan PPKB ini menghadirkan berbagai layanan sosial bagi masyarakat, mulai dari pengobatan gratis, bakti sosial, khitan massal, hingga program Dokter Spesialis Keliling atau "Speling".
Hadir dalam acara tersebut Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, jajaran pimpinan OPD, Forkopimcam Karanganyar, serta Ketua PMI dan Baznas.
Selain itu, turut hadir Direktur RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Raden Suman Sri Husodo selaku Pimpinan Padepokan Sehat Medika, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Karanganyar.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi dengan total partisipan mencapai sekitar 200 orang. Dalam kesempatan tersebut, bantuan sosial diberikan kepada 100 warga difabel dan keluarga kurang mampu, sementara layanan khitan massal diikuti oleh 4 peserta yang juga mendapatkan tali asih dari Bupati dan Raden Suman Sri Husodo.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya menekankan bahwa program ini dilaksanakan rutin dua kali setiap bulan sebagai upaya nyata menciptakan masyarakat yang sehat. Fokus utama pemerintah adalah menjaga kesehatan ibu hamil, balita agar terhindar dari stunting, serta para lansia.
"Program Speling ini kami hadirkan agar layanan dokter spesialis lebih dekat dengan masyarakat. Pelayanan tidak harus selalu di rumah sakit, tapi bisa hadir langsung di desa-desa agar lebih merata," tegas Bupati Lilis.
Ia juga membuka ruang komunikasi bagi warga untuk melaporkan kekurangan di desa melalui pesan WhatsApp agar dapat segera ditindaklanjuti.
Senada dengan hal tersebut, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat guna mencegah penyakit seperti stroke, jantung, dan diabetes.
Ia juga menyoroti kondisi infrastruktur di Giripurno, khususnya terkait penerangan dan akses jalan.
"Insyaallah pada tahun 2027, aspirasi akan kami turunkan di Desa Giripurno agar jalanan menjadi terang dan mulus," ujarnya.
Selain fokus pada kesehatan, Pemkab Kebumen turut memaparkan progres pembangunan infrastruktur wilayah Karanganyar.
Pada tahun 2025, telah dilakukan pemeliharaan rutin Jalan Karanganyar–Adimulyo dan Jalan Karanganyar–Kemujan dengan anggaran masing-masing Rp200 juta.
Sementara pada tahun 2026 ini, direncanakan pelebaran Jalan Plarangan–Tanggeran dengan alokasi Rp4,5 miliar serta pengusulan rekonstruksi Jembatan Kalongbali kepada BNPB.
IMG-20260415-WA0145.jpg
IMG-20260415-WA0143.jpg
IMG-20260415-WA0131.jpg
IMG-20260415-WA0127.jpg
IMG-20260415-WA0121.jpg
IMG-20260415-WA0119.jpg
IMG-20260415-WA0133.jpg
IMG-20260415-WA0137.jpg
IMG-20260415-WA0155.jpg
IMG-20260415-WA0157.jpg